Workflow yang dapat diandalkan
Uji arah relief dengan cahaya bergerak
Baca tekstur normal sebagai data vektor non-sRGB dan periksa arah cahaya yang diketahui.
Jangan baca tekstur vektor sebagai sRGB
Channel X, Y, dan Z harus diperiksa bersama arah cahaya karena thumbnail ungu tidak dapat membuktikan konvensi atau tangent basis.
Telusuri seam di luar batas gambar
Jika map benar di browser tetapi salah pada mesh, periksa UV, mirrored island, vertex split, tangent generation, mipmap, dan kompresi sebelum mengedit pixel.
Gunakan normal map viewer sebagai diagnosis terkontrol
Mulai normal map viewer dengan plane dan satu cahaya. Gerakkan cahaya kiri-kanan lalu atas-bawah sambil mengamati alur asimetris. Sphere membantu melihat arah yang meloncat dan strength berlebihan; plane berulang menunjukkan seam border. Channel view dapat menemukan clipping atau blue channel yang lemah, tetapi histogram tidak membuktikan arah Y. Normal map viewer paling berguna ketika setiap tes hanya mengubah satu variabel dan hasil yang diharapkan sudah jelas.
Pisahkan bukti file dari perilaku renderer
Normal map viewer dapat menemukan channel rusak, vektor tidak ternormalisasi, perbedaan edge, dan kemungkinan channel terbalik. Ia tidak meniru setiap tangent basis mesh, mirrored UV, importer, mip filter, dan kompresi platform. Jika browser terlihat benar tetapi engine salah, pertahankan file lalu periksa klasifikasi normal texture, non-color, UV set, tangent generation, green channel, dan kompresi. Urutan ini mencegah normal map viewer dipakai untuk mengubah piksel yang sebenarnya sudah benar.