Workflow yang dapat diandalkan
Height dan displacement bukan hal yang sama
AO, roughness, dan specular diberi label estimasi karena kecerahan gambar tidak mengukur sifat fisik material.
AO turunan height hanya perkiraan
Displacement memerlukan geometri atau tessellation yang memadai, sedangkan height tetap data skalar; keduanya tidak otomatis menghasilkan siluet yang sama.
Roughness dan specular perlu penilaian material
AO berbasis height memperkirakan recess, dan roughness/specular hanyalah transformasi heuristik yang harus diedit berdasarkan material nyata.
Perlakukan setiap output sebagai hipotesis terpisah
PBR map generator dapat membuat beberapa tekstur yang saling berkaitan dari satu interpretasi scalar, namun output itu bukan pengukuran fisik. Normal menyimpan arah lokal, height tetap scalar, displacement memerlukan geometri yang cukup rapat, dan AO hanya menekankan cekungan yang diperkirakan. Roughness serta specular bergantung pada microsurface dan sifat material yang tidak diukur oleh foto biasa. Gunakan PBR map generator sebagai titik awal, lalu koreksi tiap map berdasarkan material sebenarnya.
Periksa hubungan antarmap pada material lengkap
Uji ekspor PBR map generator pada mesh yang mewakili aset dengan cahaya diffuse, grazing, dan bergerak. Satu alur harus konsisten sebagai cekung pada height, normal, dan displacement. Roughness seharusnya mengubah lebar highlight, bukan sekadar menyalin semua noda gelap dari base color. Gunakan AO secara halus dan jangan menggandakannya pada channel yang sudah menangani occlusion. Simpan manifest, sumber lossless, serta catatan bahwa map turunan adalah estimasi.