Workflow yang dapat diandalkan
Cahaya berlawanan merekam dua sumbu slope
Kamera, crop, fokus, dan permukaan harus tetap sama untuk keempat arah cahaya.
Pergeseran frame menjadi ridge palsu
Selisih pasangan kanan-kiri dan atas-bawah memberi arah slope, sementara jumlah intensitas dipakai sebagai petunjuk konsistensi pencahayaan.
Mengapa hasil ini bukan kalibrasi fisik
Highlight specular, shadow terpotong, jarak lampu yang berubah, dan pergeseran satu pixel dapat menghasilkan ridge palsu; confidence view hanya indikator diagnostik, bukan kalibrasi.
Ambil empat frame sebagai satu rangkaian terkontrol
Photo to normal map membutuhkan cahaya dari atas, bawah, kiri, dan kanan dengan kamera serta permukaan tetap. Kunci fokus, exposure, white balance, focal length, crop, dan dimensi. Pindahkan lampu, bukan kamera, sambil mempertahankan jarak dan sudut. Permukaan matte dengan relief dangkal memberi hasil paling stabil. Highlight mengilap, bayangan dalam, bahan transparan, atau pergeseran satu piksel dapat menjadi vektor palsu dalam rekonstruksi photo to normal map.
Gunakan confidence sebagai peringatan
Workspace menghitung perbedaan dua pasang cahaya untuk memperkirakan slope X dan Y. Normalisasi exposure mengurangi selisih global dan overlay membantu melihat frame yang bergeser, tetapi keduanya tidak membuat photo to normal map menjadi photometric stereo terkalibrasi. Albedo, falloff lampu, respons lensa, dan reflektansi tetap tidak diketahui. Tinjau area dengan confidence rendah, tukar sumbu hanya jika label capture memang terbalik, dan tolak bagian yang clipping atau penuh specular glare.